Sketsa hidup 2014

/ Kamis, 02 Januari 2014 /
Detik, menit, jam, berlalu begitu saja tanpa permisi. Segalanya bergulir dengan cepat. Tanpa terasa, kini kita sudah berada pada waktu yang dulu hanya ada di dalam angan. Mungkin saat itu kita sempat berjanji kepada diri sendiri. Bahwa tepat di hari ini, kita akan menjadi manusia yang baru, manusia yang lebih berharga.

Tampaknya tidak semua janji yang telah kita kumandangkan dahulu menjadi kenyataan. Sepertinya hanya segelintir saja yang berhasil berbuah. Mungkin memang begitulah mimpi, harapan setinggi langit yang sukar diwujudkan. Namun sepertinya tak mengapa. Karena kadang kala, keberhasilan yang sesungguhnya bukanlah dari pencapaian kita terhadap mimpi tersebut, namun tercermin dari usaha dan kerja keras kita dalam mewujudkan sebuah keinginan. Lagipula mimpi adalah sesuatu yang harus dikejar, apabila sudah ditangkap, bukankah petualangan hidup ini menjadi hampa?

Mungkin yang harus dilakukan adalah memacu semangat agar dapat terus berkembang. Impian boleh saja menjadi pemicu gairah hidup, namun ada yang lebih berharga dari itu. Lihat, sampai dimana langkah kaki kita, apakah puncak di atas sana sudah semakin dekat, atau malah menjauh? Lihat, jalur mana yang kita tempuh. Apakah jalur kebajikan yang telah disediakan oleh-Nya, atau jalur kemunafikan yang telah tercipta dari keserakahan duniawi?

Sepertinya memang lebih bijak apabila kita dapat lebih menghargai proses. Jangan menyerah karena kita belum mendapatkan yang kita inginkan, namun bersyukur dengan apa yang telah kita miliki sekarang. Jangan menghukum diri sendiri karena kelalaian masa lalu yang menyebabkan kondisi saat ini, namun paksa diri untuk dapat bergerak lebih cepat lagi dengan modal pengalaman yang telah kita dapatkan.

Minimal, setiap helaan nafas ini patut kita syukuri. Karena sampai saat ini, kita masih diberi kesempatan untuk dapat berubah, kesempatan untuk dapat menjadi manusia yang lengkap. Mari bersyukur dan berusaha untuk menyelesaikan kisah hidup ini dengan gemilang. Abaikan kekalutan masa lalu, dengarkan dentuman irama hidup yang segar. Mari menjadi pelopor keberhasilan bagi diri sendiri, mari buat diri kita di masa depan bangga terhadap apa yang akan kita capai pada tahun ini.

Terima kasih telah membaca tulisan ini,
Segara Banyu Bening

0 komentar:

Posting Komentar

Ayo berbagi pemikiiran!

Langganan

 
Tata letak oleh Segara Banyu Bening @2012.
Desain oleh Dezignine dan Segara.